STITMA Yogyakarta Sukses Gelar Yudisium Periode III Tahun Akademik 2025/2026
BANTUL – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani (STITMA) Yogyakarta kembali mengukuhkan kelulusan mahasiswanya dalam prosesi Yudisium Periode III Tahun Akademik 2025/2026. Acara yang berlangsung secara virtual melalui platform Zoom Meeting pada Sabtu (09/05/2026) ini menjadi saksi lahirnya lima intelektual muda yang siap terjun ke dunia pendidikan Islam.
Lima peserta yudisium tersebut terdiri dari 4 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 1 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Dengan dikukuhkannya gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) ini, STITMA Yogyakarta terus menunjukkan eksistensinya dalam mencetak tenaga pendidik yang kompeten.
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang memberikan nuansa spiritual mendalam bagi seluruh hadirin virtual. Dalam sambutannya, Ketua STITMA Yogyakarta, Ustadz Amrin Mustofa, S.Ud., M.H., menekankan bahwa kelulusan ini merupakan beban moral yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan umat. Beliau berpesan agar para lulusan tidak berhenti mengasah diri meski sudah tidak lagi berada di bangku kuliah.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Dr. Agustiar, Lc., M.H., menyoroti tantangan dunia kerja di era digital. Beliau memaparkan bahwa sebagai sarjana pendidikan, para alumni harus mampu mengombinasikan antara kearifan lokal keislaman dengan kecanggihan teknologi informasi guna menjawab kompleksitas persoalan pendidikan saat ini.
Kehangatan acara berlanjut saat perwakilan dari masing-masing program studi memberikan pesan terakhirnya kepada para mahasiswa. Sekprodi PAI, Ustadz Eko Ngabdul Shodikin, M.Pd., mengingatkan pentingnya keteladanan (uswah) dalam mengajar, sementara Kaprodi PBA, Ustadz Zulkifli Hayad, M.Pd., mendorong para lulusan untuk terus membumikan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Suasana haru menyelimuti ruangan virtual saat Isabella, S.Pd., selaku perwakilan lulusan, menyampaikan pidatonya. Ia merefleksikan perjalanan panjang selama masa studi yang penuh dinamika. Menurutnya, STITMA telah memberikan bekal karakter yang kuat, melampaui sekadar materi akademik di dalam kelas.
Sebagai penutup yang khidmat, Ustadz Muqimuddin Husni Arsyad, S.Hum., M.Pd., memimpin doa bersama. Ia memanjatkan harapan agar ilmu yang didapat menjadi ilmu yang bermanfaat dan menjadi pembuka pintu-pintu keberkahan bagi para sarjana baru dalam meniti karier maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Prosesi yudisium pun diakhiri dengan sesi dokumentasi layar yang menampilkan raut wajah bahagia para peserta sebagai simbol tuntasnya masa studi mereka di STITMA.
Penulis: Biro Administrasi Akademik
